Senin, 06 Juni 2016

Sekilas Kehidupan An Nabi SAW Bagian 10

Saudara-saudara Sepersusuan Nabi Muhammad
Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam
Hamzah dan Abu Salmah, ‘Abdullah bin Abdul Asad, dua-duanya disusui bersama beliau oleh Tsuwaibah, budak pe­rempuan milik Abu Lahab, dengan air susu yang ia berikan juga kepada anak lelakinya sendiri yang bernama Masruh putra Tsuwaibah. Hamzah dan Abu Salmah termasuk as-Sabiqun al-Awwalun (golongan yang paling awal memeluk Islam.)
Abu Sufyan bin al-Harits bin Abdul Muththalib disusui oleh Halimah as-Sa‘diyyah, wanita yang menyusui Rasulul­lah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam. Abu Sufyan bin al-Harits memeluk Islam.
Abdullah, Asiyah dan asy-Syima’, ketiga-tiganya ada­lah anak-anak Halimah as-Sa‘diyyah dari suaminya yang bernama al-Harits bin Abdul ‘Uzza as-Sa‘di. Mereka bertiga adalah saudara sepersusuan Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam. Mereka bertiga dan ayah mereka, al-Harits—dalam kitab Al-Ishabah—terma­suk sahabat Nabi Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam., tetapi para ulama kemudian berbeda pendapat tentang hal itu.
Paman-paman Nabi Muhammad
Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam dari Pihak Ibu
Di antara paman beliau dari pihak ibu adalah al-Aswad bin Wahb. Ia pernah datang kepada Rasulullah dan kemudian diajari kalimat-kalimat tertentu serta dituntun mengucapkan doa. Kutipan doa tersebut termuat dalam kitab Syarh al-Mawahib.
Paman beliau yang lain adalah Abd Yaghuts bin Wahb, ayah al-Aswad, dan bibi beliau yaitu Fari‘ah binti Wahb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar