Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Doa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Juni 2016

Doa Cinta


Seorang wanita bercerita kepada Kiai Hamdani, bahwa setelah umur pernikahannya memasuki tahun ke-10, suaminya menjadi sangat sibuk dengan tugas dan pekerjaannya. Perhatian sang suami kepada istrinya seakan hilang. Wanita itu berkata, “Mengapa semakin saya mengharapkan perhatian, cinta dan kerinduannya kepada saya, justru apa yang saya harapkan itu semakin menjauh.”
Wanita itu lalu mengadu kepada Allah. Bertahun-tahun ia habiskan malamnya bersama Allah Swt. Sehingga akhirnya cinta dan kerinduannya terhadap suami berpindah kepada Allah. Ketika cinta kepada Allah mulai bersemi di hati si wanita, terjadi perubahan luar biasa pada diri sang suami. Si suami kembali menyintai istrinya dan selalu merindukannya.
Sejak saat itu apabila ada wanita mengalami hal yang sama, Pak Kiai selalu menyarankan agar lebih dahulu meraih cinta dan kerinduan kepada Allah. Karena Allah adalah sumber cinta dan kerinduan.
(diceritakan kembali dari buku Psikologi Kenabian oleh Hamdani Bakran Adz-Dzakiey)

CINTA adalah milik kita yang sangat mahal.
CINTA tidak boleh kita berikan kepada sembarang pihak.
Hanya yang pantas saja yang boleh menerima CINTA kita.
Siapa sebenarnya yang paling cinta dan sayang kpd kita?
Siapa yang pemberiannya tidak pernah putus siang dan malam?
Siapa yang bantuannya bisa kita harapkan siang dan malam?
Siapa yang pintunya bisa diketuk setiap saat?
Siapa yang tidak pernah bosan mendengarkan keluh kesah kita?
Siapa yang tidak mengharapkan apa-apa kecuali kebaikan bagi kita?
Siapa yang memberikan kehidupan kepada kita?
Siapa yang bisa menyelesaikan persoalan kita?
Siapa yang bisa memberikan ketenangan di hati kita?
Siapa yang bertanggung jawab atas rezeki kita?
Siapa yang memberikan balasan sangat besar atas perbuatan kita yang kecil dan penuh kekurangan?
Siapa…
siapa….siapa…


Sumber : Habib Muhammad bin Husein bin Anis al-Habsyi

DOA YANG SERBA MENCAKUP

Abu Umamah bercerita bahwa Rasulullah Saw banyak berdoa tapi kami sedikit pun tak ada yang hafal. Lalu aku berkata, “Ya Rasulullah engkau memanjatkan banyak doa tapi tak ada satu pun yang dapat kami hafal.”
Beliau Saw berkata, “Maukah kutunjukkan satu doa yang mencakup semua doa itu? Katakanlah:
Allohumma innaa nas-aluka min khoiri maa sa-alaka minhu nabiyyuka Muhammad shollolloohu ‘alaihi wa sallam wa na-‘uudzu bika min syarri mas ta-‘aadzaka minhu nabiyyuka Muhammad shollol-loohu ‘alaihi wa sallam, wa antal musta-‘aan wa ‘alaikal balaaghu wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan yang dimohon oleh nabi-Mu Muhammad Saw, dan kami berlindung kepada-Mu dari keburukan yang Nabi-Mu Muhammad Saw memohon perlindungan-Mu darinya, dan hanya Engkaulah tempat memohon pertolongan dan hanya kepada-Mu permohonan itu disampaikan, dan tak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah. (HR Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

Sumber : Habib Muhammad bin Husein bin Anis al-Habsyi